Raja Ampat Wonderful Indonesia : (Katanya) Sebuah “Surga”

Standard

Impian No #37 Mengunjungi Raja Ampat

Saya menulis impian ini dalam catatan mimpi-mimpi saya empat tahun lalu, saat nama Raja Ampat sedang booming-booming-nya. (Katanya) sebuah “surga” di ujung timur Indonesia sana. Tempat yang sering dilupakan anak bangsa padahal kaya akan potensi alamnya. Ibarat mutiara dalam lumpur, dia tetap memancarkan keelokannya hingga ke ujung dunia.
Kalau warga Jakarta sering masuk media karena masalah-masalahnya maka saatnya Raja Ampat masuk media karena pesona keindahan alamnya. Bahkan tak perlu kata-kata hiperbola, Raja Ampat sudah membuat orang berdecak kagum tak percaya. Maka tak salah jika saya menulis Raja Ampat sebagai destinasi impian saya.

Raja Ampat atau ‘Empat Raja’ adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau di lepas pantai barat Papua. ‘Empat Raja’ ini meliputi Pulau Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta. Wilayah Raja Ampat memiliki luas sekitar 9,8 juta hektar meliputi tanah dan laut. Setidaknya ada sekitar lebih dari 1.427 spesies ikan dan 699 jenis moluska serta rumah bagi 573 spesies terumbu karang. Bahkan menurut The Nature Conservancy and Conservation International mengatakan bahwa 75% spesies laut ada disini. SPEKTAKULER!!
Nama Raja Ampat mendadak dikenal masyarakat luas setelah keindahan tempat ini tersebar diberbagai media. Tempat yang (katanya) surga terutama bagi penyelam dunia. Bagaimana tidak disini mereka dapat menyelam bersama kura-kura, paus, manta dan mamalia besar lainnya.

Beberapa waktu yang lalu, teman saya berhasil mengunjungi Raja Ampat dalam sebuah liputan sebuah majalah di kantornya. Saat mendapat kabar ini dari teman yang lain, saya sempat tak percaya, dan berulang kali bertanya “Serius? Serius?”. WOOW !! KEREN!! Itu yang ada di benak saya saat itu. Mendengar orang bisa ke Raja Ampat saja sudah membuat orang melongo, apalagi bisa ke sana sendiri. Saat itu juga saya berdoa agar mimpi sana untuk pergi ke Raja Ampat suatu saat nanti terlaksana. Ditambah lagi event tahunan Sail Indonesia tahun ini diadakan di Raja Ampat. Sail Indonesia merupakan kegiatan rutin dalam mengenalkan dan mengembangkan potensi lokal ke masyarakat luas baik nasional maupun internasional dan percepatan pembangunan. Kegiatan bertaraf internasional ini selalu sukses di helat di beberapa tempat sebelumnya yaitu Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi 2011, Sail Morotai 2012, dan Sail Komodo 2013.

Sail Raja Ampat 2014 yang baru saja dihelat menuai sukses besar, buktinya acara puncak yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, mengundang animo pengunjung sangat tinggi. Berbondong-bondong masyarakat Kabupaten Raja Ampat dan warga sekitar membanjiri Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat Papua Barat. Tak hanya itu masyarakat luar Papua juga turut menyemarakan acara Sail Raja Ampat 2014, begitu juga pengujung dari manca negara seperti Malaysia, Australia, Belanda, Thailand, Filipina.
Yah, saya hanya bisa membaca kegembiraan-kegembiraan mereka lewat berita, hanya bisa melihat riuh semarak acara lewat video-video yang bertebaran di sosial media. Meski saya tidak bisa menjadi salah satu saksi meriahnya Sail Raja Ampat, saya percaya bahwa suatu saat bisa ke Raja Ampat. Meski rasanya mendengar Raja Ampat, jadi ada semacam perasaan meluap-luap yang tak tertahankan ingin merasakan birunya Raja Ampat.
Sebelum perjumpaan itu, saya ada surat untukmu Raja Ampat.

Dear Raja Ampat,
Bagaimana kabarmu Raja Ampat setelah hajatan akbar Sail Raja Ampat 2014 kemarin?
Pasti kamu makin terkenal ya.. banyak wisatawan baik orang Indonesia sendiri maupun manca negara yang datang ya..

Aku sering mendengar ceritamu, kalau dirimu sangat mempesona dan membelalakkan mata siapa saja yang melihatnya. Baru aku melihat fotomu saja aku sudah takjub, betapa mempesonanya dirimu, bagaimana kalau aku bisa datang padamu sendiri. Melihat pulau-pulaumu yang sangat luar biasa indah, keindahan yang berbeda saat engkau dilihat dari delapan penjuru mata angin. Seperti Pulau Wayag yang merupakan coral triangle di Asia Pasifik, dan merupakan pulau paling indah yang (katanya) surga. Pulau yang ketika engkau memejamkan mata sekalipun tetap terasa pesonanya.

Ya aku tau tentangmu karena seringnya aku ‘berselancar’ di dunia maya menjelajah dirimu.

Ah, aku sering sekali berandai-andai kapan aku bisa menemuimu sebelum dimensi waktu memisahkan kita karena (katanya) kamu itu surga.Inginku berenang, snorkling, diving, memancing, menikmatimu seutuhnya. Berenang bersama mamalia-mamalia besar lautmu, bersama Mantaray dan Wobbegong. Bermain bersama ikan-ikan yang lucu-lucu, menari bersama terumbu karang warna-warnimu. Menikmati riak-riak biru lautmu di bibir pantai sembari membakar ikan hasil tangkapan. Bercengkerama dengan anak-anak lokal yang lucu-lucu berbagi canda dan tawa. Saat sore, memandang sunset di ujung lautmu dengan menikmati satu buah kelapa muda setelah lelah bermain bola dengan anak-anak di pantai. Malamnya tidur di desa Arborek yang katanya desa paling indah yang merupakan pelopor konservasi lokal kekayaan laut berbasis masyarakat. Disambut dengan Tari Batik lalu dikalungkan bunga. Selanjutnya menikmati pertunjukkan seni dari warga lokal dengan lampu remang-remang sembari menyantap menu makan malam berupa hasil laut.
Aku yakin khayalanku ini belum seberapa jika dibandingkan aku datang sendiri kesana. Doakan aku ya Raja Ampat semoga aku bisa menghilangkan kata ‘katanya’ dengan aku mengunjungimu secara langsung. Sehingga aku bisa mencoret Mimpi No. #37 dari daftar Mimpiku dan akan aku katakan pada dunia bahwa Raja Ampat Sebuah Surga, bukan lagi ‘katanya’.

Salam laut biru,

Fahmi Trisnadi
Lelaki yang percaya mimpinya

Mimpimu akan menjadi nyata ketika kamu mempercayainya – der traumer

*tulisan ini diikutksertakan dalam lomba Sail Raja Ampat Blogging Contest yang diadakan Indonesia.travel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s